16 Mei 2010

Maduku










Hari-hariku kini sungguh menyedihkan
Kaupunggungi aku ke sekian kali
Kau tak menganggapku lagi
Menyentuhku pun tak mau, seolah alergi

Kusapa sayang, kau jawab,"Hehhh"
Kutanya harimu, kau jawab,"Hehhh"
Kutanya pekerjaanmu, kau jawab,"Hehhh"
Hanya satu jawaban untuk setiap tanyaku

Kau mulai hari dengan menatapnya mesra
Bukan diriku yang kau cari, tapi dirinya
Kau tutup hari dengan bersanding dengannya
Bukan diriku yang kau peluk, tapi dirinya
Kemana janjimu dulu saat kita menikah
Untuk mendampingiku dalam suka dan duka

Aku benci dirinya
Hitam, jelek, hidup pula
Mengapa kau lebih mencintainya?
Mengapa dia begitu menguasaimu?

Apa kurangnya istrimu ini?
Aku sudah berdandan cantik dan wangi hanya untukmu
Sudah kubuatkan makanan kesukaanmu
Sudah kulayani kau bagaikan raja di rumah kita
Pulangkan saja aku pada ibuku ... atau ayahkuuuuu ...
*Betharia Sonata mood on*

Tunggu saatnya nanti kan tiba
Aku punya rencana bagus untuk melenyapkannya
Akan kutumpahkan kopi panas di atasnya
Atau kujatuhkan dari lantai atas apartemen kita
Atau kupukul palu diam-diam saat kau lengah
Hmmm ... tinggal tunggu saat yang tepat
Untuk melenyapkan maduku, BB sialan milikmu !!!

Batam, Mei 2010
-by Imelda-

Sumber gambar : http://usedbybertx.deviantart.com/art/shaTTered-heart-II-21645026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar